facebook

Jumat, 03 Februari 2012

The Lost Story

Fandom     : hyde, The GazettE, miyavi, megumi, gackt, tetsuya, yasu, juken
Author        : KucingKecil
Summary   : Alkisah suatu hari ada seorang anak yang bernama Hyde yang kisah hidupnya bak petualangan di negeri dongeng.
Genre         :  comedy
Status         : complete


Alkisah, Di suatu ketika, di malam bersalju yang sangat dingin sekali, terdapat seorang anak yatim yang hanya tinggal bersama ayah tirinya yang kejam.

“HYDE!! Cepat pergi jual korek api ini!! Kalau tidak membawa uang pulang, kau tidak akan dapat jatah makan malam!!” ketus si Juken, Sang ayah yang biadab.Tak hanya suka menyiksa anaknya yang amat manis dan mungil tersebut, namun juga suka melecehkan…malang nian nasib Hyde.

“Tapi ini kan sudah mulai gelap….dan ini kan malam natal…bagaimana kalau….” Hyde berusaha merajuk, tapi Sang Ayah sudah keburu melotot penuh amarah duluan. Maka cepat-cepatlah dia meraih sekeranjang kotak korek api dan melesat pergi hanya dengan mengenakan baju tipis yang compang-camping dan kumal, serta sandal jepit usang sebagai alas kakinya.

“korek api….pak korek apinya…bu silakan korek apinya....” tawarnya pada setiap pejalan kaki yang berlalu lalang dengan wajah polosnya.

“ahhh maaf, saya pakai pematik…sudah tak pakai yang begituan…”
“saya tidak butuh itu…di rumah juga masih banyak….”

Tak seorang pun yang mau membeli korek apinya.  Dengan lelah dan sedih, dia pun duduk di atas salju, di sisi sebuah jendela rumah. 



Hyde yang kedinginan, menghembus-hembuskan nafasnya ke kedua tangannya. Tetapi, sedikit pun tak menghangatkannya. Dari dalam rumah tersebut terdengar suara yang penuh kegembiraan. Karena penasaran, Hyde mengintip dari sisi jendela.Tampak, anak-anak bersuka cita membuka kado di bawah pohon natal cantik dan mereka semua menikmati hidangan natal yang begitu lezat. Hyde meneteskan air matanya, Dipeluknya perutnya yang keroncongan dari tadi pagi.

“aku akan segera pulang, tunggu saja di rumah…..” tak jauh dari sisi jalan, tampak seorang pria yang berteleponan sedang sibuk mencari sesuatu di saku mantelnya untuk menyalakan sebatang rokok yang di jepit di antara bibirnya yang agak pucat. Dia adalah Yasu…..tetangga belakang rumahnya.


Hyde bangkit menghampiri pria tersebut dan kemudian mengeluarkan sekotak korek api dari keranjangnya. “mau beli korek apinya pak?”

Yasu menghentikan pembicaraannya, Melihat Hyde yang tampak sangat menyedihkan, hatinya miris…”Berapa satunya sayang?”  tanyanya dengan nada ibah.

“seribu pak…..”

“350 boleh ga???”

“JANGAAAAAN DITAWAAAAAAAAR~~~~~” kali ini tampang Hyde jauh lebih miris dari anak yang di iklan AX*S…. Karena saking shock Hyde sampai jatuh pingsan di tempat. Yasu yang panik langsung melarikan diri karena takut disangka pelaku pembunuhan.

Beberapa menit kemudian, Hyde kembali sadarkan diri. Perlahan dia berdiri dan membersihkan bajunya dari salju-salju yang menempel. Saat melangkahkan kakinya, dia tersandung karena sandal jepit kirinya yang memang sudah lapuk, putus!!! Dan tiba-tiba sebuah kereta kuda lewat  di hadapannya. Membuat dirinya harus melompat ke sisi jalan untuk menghindari tabrakan. Tapi sialnya, sendalnya yang sebelah lagi ikut putus…..

Dengan kaki yang sudah membiru karena kedinginan, Hyde duduk kembali di pojokan jendela tadi.
“kalau aku pulang tidak membawa uang sepeser pun,,,pasti aku akan dipukul ayah…….” Gumamnya yang sudah tak tahu harus berbuat apa.

Malam semakin larut. Karena sudah tidak tahan lagi dengan udara dingin yang menusuk hingga tulang sumsum, Hyde memutuskan untuk menyalakan sebatang korek api yang di ambil dari keranjangnya, berharap bisa sedikit menghangatkannya. Dalam bayang-bayang api tersebut dia teringat dengan ibunya yang telah tiada. Juga akan neneknya yang sangat menyayanginya.

“Aaaaah!! Nenek…aku rindu nenek..hiks……. Sebaiknya aku pergi ketempat nenek dan tinggal bersamanya saja!!!” akhirnya dia memutuskan untuk kabur saja dari ayah tirinya.

 Tak jauh dari sana,  ada sebuah taman kecil. Di sana terdapat sebuah boneka salju yang dihias dengan berbagai pernak-pernik. Hyde mengambil syal merah dari boneka salju tersebut dan dikenakannya sebagai kerudung agar kepalanya tidak basah oleh salju yang turun. Dengan beberapa akar dari semak belukar, diikat pula sendalnya hingga sedemikian rupa agar bisa di kenakan kembali. Kemudian dengan semangat terakhirnya yang tersisa, dia berlari ke hutan belakang kota, dimana rumah neneknya berada.

~~~~~~~~~~~

“Hoshh….Hoshh….akhirnya sampai jugaaa” Hyde menghelakan napas putih dari bibir mungilnya yang kering, kemudian mengetuk pintu rumah yang berbentuk kue-kue dan cookies lezat di hadapannya.

Tok…tok….tok……
“nenek….ini Hai-chan………”
Tidak ada jawaban……..

Tok……Tok……..Tok……..
“nenek ijinkan Hai-chan masuk..di luar sini sangat dingin……kalau tidak,,,,Hai-chan makan nie gagang pintu permennya……” tetap tidak ada respon atas ancamannya….

Akhirnya Hyde memutar gagang pintu tersebut….dan ternyata….

CEKLEEEEK……
“eeehhh…tidak dikunci???”

Ditelusurinya ruangan remang-remang tersebut yang hanya diterangi beberapa lilin kecil saja. Hyde yang sudah tidak tahan lagi akan rasa laparnya, mengupas sedikit dinding-dinding yang terbuat dari roti kering yang renyah disepanjang perjalanan menuju kamar neneknya.

“Neneeek??” panggilnya lembut……

“PRAAAAAAAAANGGG!!!!!….” Terdengar suara barang pecah dari ruangan di depannya. Hyde menghentikan langkahnya karena kaget…

NGIKKKKK…NGoooKKK…NGiiiiikkk…NGoooook………

“ahhh ternyata jatuh tertiup angin,,,,,kenapa jendelanya tidak ditutup rapat…” baru saja Hyde berniat menutup jendelanya….tapi tiba-tiba sesosok makhluk hitam melompat ke bibir jendela di hadapannya.

“GYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!!.....................................Kuro!! lama tidak jumpaaaa!! Hyde gemas memeluk mahkluk tersebut.

“MIaaaaawww……….” Seekor kucing hitam yang lucu yang biasa setia menemani neneknya.

“aaah kuro!! Nenek dimanaaa??”
“nyaaaa……miaaaw….” Seakan mengerti dengan apa yang Hyde bicarakan, Kuro melompat turun dari gendongannya dan berjalan keluar ruangan. Hyde pun mengikuti si Hitam manis tersebut.

Sampai di depan ruang dapur, Kuro menghentikan langkahnya dan mengelus-ngeluskan kepalanya di kaki Hyde. “ jadi nenek di sini ya….” Hyde menggendongnya kembali.

Terlihatlah seseorang dengan topi koki yang duduk di meja makan membelakangi Hyde. “Nenek….? Wah nenek tinggian yaaa??”

“EHEEEEEM aaahhh masa?? …nenek kan lagi masa pertumbuhan,,,hehehe” jawabnya dengan suara serak.

Hyde mangguk-mangguk, “ waaaah suara nenek juga jadi rada nge-Bass….?? Sedang batuk yaa??” tanyanya lagi masih di posisinya.

“oooh,,,,ini gara-gara kemaren kebanyakkan karoke lagu Hard Rock ajaaa kog…..” beliau kemudian mulai bangkit dengan tongkat yang berada di samping kursinya.

“WAAAAAH!!! Sejak kapan tongkat nenek jadi gede gituuuuuhhh!!!???” Hyde kaget dengan tongkat yang emang segede penumbuk beras tersebut.

“oooh…kalo ini……………UNTUK MENGHAJARMU ANAK NAKAAAAAAAAAALLL!!!!!!!!!”

“GYAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!!!!!!! AYAAAAAAAAAAAH!!!!!!!!! Kenapa bisa di sini!!!??” paniknya sambil berlari ke ruang tengah.

“Bukan urusanmu!!!! Kau sendiri juga ke sini pasti mau kaburkan!!!! Mau lari kemana kaaau!!!!” Juken menguber Hyde dengan tongkat besar di tangannya yang siap menghajar Hyde.

“Gyaaa!! Jangan-jangan nenek….nenek…sudaaah…….” Hyde yang sudah ketakutan sekali, melemparkan sebuah gelas kayu yang sembarang diraihnya. Gelas tersebut membentur dada Juken dan terjatuh.

Juken menatap gelas tersebut sesaat, lalu tertawa renyah. “HAHAHAHA…kau kira yang begituan akan menyakitiku!!! Sini ku beri pelajaran kau!!!”

Hyde memejamkan matanya takut dan memeluk Kuro kuat-kuat.

GUBRAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAK!!!!!!!!!!!!!!

Kaget dengan suara benturan keras tersebut. dan setelah beberapa detik tidak terjadi apa-apa….Hyde mulai membuka matanya, mengintip kecil…..”eeeeeeeeeeeeee…!!!??”

Di hadapannya sang ayah sudah terkapar dengan kepala ngucur karena sepertinya ia jatuh tergelincir menginjak gelas tersebut dan tongkat itu sukses ikut menghantam kepalanya. Tapi tampak Juken mulai sadar dan mengerang kecil…”aaarrrrgggg…siaaaa……..aaaLL”

Melihat hal itu, Hyde segera memanfaatkannya untuk kabur dari tempat tersebut sebelum ayahnya sadar sepenuhnya. Dia terus berlari kedalam hutan tanpa arah  masih dengan Kuro dipelukannya. Setelah dirasa sudah cukup jauh dan aman, dia beristirahat sejenak untuk mengatur nafasnya kembali. Tak jauh dari tempat dia berdiri, terlihat sebuah goa kecil, Hyde menurunkan Kuro, kemudian memungut beberapa potong ranting, kemudian membawanya masuk ke dalam goa. “ hari ini kita tidur di sini saja ya, Kuro.” Dengan sekotak korek api di kantongnya yang bekas dia gunakan tadi, dia membuat api unggun untuk menghangatkan diri. Berbekal sedikit potongan roti dari tembok rumah kue neneknya, dia pun melewatkan malam yang dingin tersebut.

~~~~~~~~~cit…cit…cuittt……cit…cit…cuit…..

Fajar yang menyusupkan cahayanya masuk ke dalam goa membangunkan Hyde dari mimpinya.
“hoaaaaaahmmmm…………….pagi kuro…” salamnya sambil merenggangkan otot-ototnya. Tapi tak berselang lama dia menyadari  yang disapanya tak ada di tempat. “eeeeeh…kuro…..kau dimana???”

Hyde celingak-celinguk mencari di sekelilingnya, di atas pohon, di balik batu, di tepi sungai, pokoknya dimana-mana tapi tetap tidak ketemu. Akhirnya dia putuskan untuk berjalan lebih kebih jauh lagi.

“KUROOOOOKODAIRU(red:crocodile)……….KAU DIMANAA??!?! .HAAALLLOOOO KUROOO….???!” Teriaknya sepanjang jalan.Ketika Hyde menulusuri pepohonan toge yang lebat, tak jauh dari sana terlihat asap hitam mengepul di langit biru. Hyde penasaran dan mencari tahu dari mana munculnya asap hitam tersebut.

Setelah mendaki gunung, lewati lembah, hingga sungai mengalir indah ke samudra, akhirnya Hyde menemukan sebuah rumah kecil dari kayu pinus yang cerobongnya mengepulkan asap. ‘semoga mereka  mau menolongku dan memberi aku sedikit makanan’ pikirnya. Di dekatinya rumah itu dan setelah sampai di depan pintu, Hyde mengetuknya.

TOK….TOOOK…TOOOOOOkkkk……..
“permisi…….apakah ada orang???”

Tidak ada balasan, meski Hyde sudah mencoba beberapa kali. Disadarinya ada jendela kecil di dekat pintu. Maka Hyde mengintip ke dalamnya. “HWUUUAAAAAAAAAAAAAA!!!” betapa kagetnya dia akan apa yang dilihatnya barusan!! Api perapian membesar dan mulai membakar sekeliling. “GAWAAAT!!! Kalau begini terus bisa-bisa rumah ini ditelan si jago meraaah!!” Hyde melepaskan jepitan klip di rambutnya dan dengan cekatan dia mengotak-ngatik lubang kunci pintu tersebut.

CEKLEK……..
Ajaib! Tak sampai 10 detik pintu telah berhasil dibobolnya. “akhirnya ada gunanya juga ilmu yang diajarkan ayah!!”

Dengan ember berisikan air dari sumur yang ada di halaman, Hyde menyiram perapian berkali-kali hingga akhirnya api padam. Dengan lelah dia rebahkan dirinya duduk di bangku meja makan. “capeeee~~~”

KRUUuUYUUUUKKKK~~~~

“hueeeee…lapaaaaaar~~~~” Hyde mulai mengacak-ngacak dapur, dan menemukan sepanci kecil yang berisi kolak hangat. “kurasa kalau aku makan sedikit tidak akan ketahuan……”

10 minute later…………

KLOOOONTAAAAANG~~~~~ *suara panci jatoh*

“Huff……..kenyaaaaangnyaaaa~~~~” ucapnya sambil mengelus-elus perutnya yang agak membuncit. “AAAH!!! TUNGGU!!! GAWAAAT!!! Kenapa aku malah jadi menghabiskannya!!!” paniknya sambil memegang kepalanya dengan kedua tangannya. Kemudian dia menatap sekelilingnya yang amat kacau balau akibat sisa kebakaran tadi. “se..sebaiknya aku bersihkan saja tempat ini…..” putusnya.

~~~NGOAAAK…NGOAAAAAAk ~~~~~~~~~~
Petang menjemput, gagak sudah mulai berisik. Terlihat 5 orang pria tampan berpakaian warna-warni seperti power ranger dengan kostum sinterklas menuju rumah mungil tersebut. Mereka adalah kurcaci-kurcaci kece yang menamai diri mereka ‘the GazettE’.



“Hari ini lelah sekali…..musim dingin begini manen apapun uda kagak ada….” Keluh si kurcaci biru, Aoi.

“akhirnya harus beli kentang ama si tikus tanah jugaaaa….hueeeh malah mahal….” Sambung si kurcaci ungu, Uruha.

“kalian banyak ngeluh!! Gw saja dari tadi nebang pohon, cari kayu bakar aja ga protes!!” giliran si kurcaci kuning, Reita yang bersua.

“yaiyalah ga protes~ nebang na pohon toge…..” celetuk si kecil merah, Ruki yang membuat semua tertawa renyah.

“hahaha…sudah-sudah….sekarang kita masuk dulu, udara udah mulai dingin….” Si hijau yang emang paling muda, Kai, menenangkan semua dan berniat membuka pintu.

CEKLEK…..
“Loh….kog ga di kunci….?? Hei Aoi!! Tadi kau yang keluar paling terakhirkan???”
“iyaaa..tapi gw da kunci kog, Kai!!”
“Aneh….” Kai terheran-heran.

“yudahlah yaaah,,masuk dulu aja,,,,geser-geser…..” Reita mulai menyelip masuk karena sudah tidak tahan dingin di luar.

“…Kai..aku lapaaaar….Kai tadi pagi udah masak kaaaan???” rengek Uruha yang duduk dengan malas di depan meja makan.
“udah kog udah,,,ini,,,sepanci kola~~~~~~k………….”

KLONTAAAAAAANG!!!!

“aa…..ada apa Kai??!!” kau mengagetkanku sajaaa!!” tanya Uruha yang langsung duduk tegak.
“ii..iiini…..pancinya…ko….ko…kosooo………ng…..”

“GYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!!!” tiba-tiba terdengar teriakan Ruki dari lantai dua kamar tidur.

“ADA APA RUKI!!!!” tanya Reita yang paling dekat jaraknya ikutan panik.
“ADA APA???….ADA APA???!!” semua telah berkumpul di depan kasur Ruki.

Ruki menunjuk-nunjuk kasurnya dan bicara dengan terbata-bata, “ i…iii…itu….aa..ada yang bergerak-gerak…di balik selimutku…..”
Aoi sebagai yang paling tua memberanikan diri untuk membuka sambil pasang kuda-kuda pertahanannya. Di sibak dengan cepat selimut tersebut, dan tampaklah wajah bidadari mungil yang manis sedang tidur dengan polosnya.



“waaaaaaah!! Ruki selingkuh!!! Huhuhuhhu!!!!” Reita mewek yang segera di geplak Uruha.

“Begooo lu…bukan tau!!,,,mana gw tau ini betina siapa nyangsang di kasur gw!!” cerocos Ruki nyaring.

Aoi memperhatikan dengan saksama hyde yang sedang tertidur pulas. “boleh juga ne tampangnya.” Senyumnya agak mesum.

“apa loe bilang…..??”  uruha menjewer aoi hingga membuatya menjauh.

“aw..aw..aw…..sakiiit..ampun uruchan….”

“jadi kalian semua ga da yang kenal? Jadi dia siapa donk??” tanya Kai penasaran.

“mana kita tau, Kai. Kan tadi kita semua keluarnya barengan….” Tanggap Ruki.

“iyaaa…jangan-jangan, kolak yang loe bikin juga dia lagi yang abisin…..” lanjut uruha.

Tiba-tiba reita memotong “argggghhh ribet kalian tinggal bangunin aja ne orang truz tanya kog ribet sih!!!”  kemudian di tendangnya sisi kasur hingga terguncang.

DHUAAAK…DHUAAAAK…..

“woiii bangunin-sih bangunin!! Ga usah tendang-tendang kasur gw juga kaleeeee!!!” protes Ruki.

Mendengar kebisingan terutama suara Ruki yang macam toak, akhirnya membuat Hyde mulai sadar dan kaget sekelilingnya telah ramai….”HWUAAAAAAAAAAA!!!!!”

“HWUAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!” triak semua barengan.

“woooi ngapain teriak!!!??” tanya aoi yang mingkem duluan.

“ga tau…ikut-ikutan aja…” jawab Reita polos.

“bego lu aaah!!” geplak uru lagi.

Hyde menatap mereka satu-persatu, “ka…ka….kalian siapa??”

“HWUAAAAAAPAAA!!! Jangan-jangan dia lupa ingatan!!!” kai panik.

“Dia emang ga kenal kita kaliii, kaaaai!!!!” greget Ruki sambil cekek kai yang teriak di kupingnya.

Kai nepok jidat sambil masang senyum garing, “oh iyaaa hehehe,,,”

“kebanyakan nonton sinetron sih lu!!” aoi geleng-geleng. “woi ada juga kami yang tanya kau siapa??! Kenapa bisa di rumah kami!!”

“itu….ehh…karena…………………………”

Singkatnya setelah hyde menjelaskan semuanya dari malam natal hingga saat ini selama 22 menit  43 detik 32 sekon nonstop ampe mulut berbusa, akhirnya mereka berlima mendapat satu kata akhir, yaitu….

“OOOOOOOOOOOOOOOO”

“maaf, tadi aku lapar maksudnya cuma makan dikit tapi keterusan,,,maap,,,,” hyde membungkukkan badannya berkali-kali merasa bersalah.

“sudahlah,,tidak apa-apa,,,nanti bisa masak lagi, kebetulan kami juga baru berbelanja bahan makanan bulan ini kog,,,haha” jawab kai enteng.

“tapi kenapa kau harus memilih kasurku....!” ruki sepertinya masih agak kurang suka kasurnya yang di pakai.

“eee karena ukurannya yang paling pas….hehhe….”

“HUAHAHHA pendek!!!” celutuk Reita yang langsung di lempar dari lantai 2 oleh Ruki.

“aaah bagaimana sebagai permintaan maaf, aku akan memasakan kalian nasi kare andalanku!! Kebetulan hari sangat dingin pasti akan hangat kalau memakan yang agak pedas….!!” Tawar hyde.

“waaah kebetulan tadi juga baru beli kentang!!,,,kalau begitu ayo biar ku bantu!!” putus kai.

“yeeeeeyy hari ini makan nasi kareeeeeee!!!!!!!” seru Uruha gembira.

~~~~~~~~~

“nyammm,,,nyaammm,,,,,,hueeeeeeeee enaaaaknyaaaaa~ >< “ seru Reita yang membuat yang lain ikut segera mencicipi isi piring mereka.

“huaaaaaa!! Benar!! Wah hai-chan kau sangat pintar memasak!!” puji uru.

“aaah kalau kau mau kau bisa tinggal di sini saja hyde!! Membantu kami mengurus rumah saat kami pergi kerja!!” usul kai sambil melahap makanannya.

“aaah kau benar,,,, jadi tidak akan terjadi hal berbahaya seperti tadi pagi!!” aoi menyetujui.

“te…terima kasih semuaaaa.huuuhhuuuuuu” tangis hyde terharu.

“tapi,,,,tapi,,,,,dia tidur dimanaaa? Kasur kita kan jumlahnya pas!” tanya Reita sigap.

“sama aku ajaaa hehehhe” aoi mengajukan dirinya cepat sambil tersenyum ganjen, tapi sayang semua menolak.

“kalau masalah itu tenang saja….di belakang masih ada sisa potongan kayu!! Aku akan membuatkan ranjang kecil untukmu di lantai 1!!” jawab Ruki menawarkan bantuan.

Akhirnya sejak malam itu Hyde tinggal bersama kurcaci-kurcaci kece dan cerita berakhir….

……………………………………

Tunggu-tunggu…!!! Tak jauh dari sana rupanya ada sebuah kastil peyot  nan jelek tapi masih kokoh berdiri yang di tinggali seorang pria narsis nan necis bernama Miyavi.



 Dia yang hobi bercermin ini baru saja kemaren belanja ke pasar loak dan menemukan sebuah cermin ajaib dengan harga korting 90%. Tanpa pikir panjang langsung di belinya. Maka dengan senang, hari ini dia mau mencobanya.

“wahaaai cermin ajaib…..tunjukanlah siapa yang paling keren di dunia ini!!…..jumplitangedebakdebuk busss busss njussss!!!” perintahnya sambil membaca mantra ga jelas.

kalo di dunia sangat banyak!! Ada brad pitt,,joni diiip!!,,,Leonardo dicaprio jugaaa keren!! Tapi sayang agak gemukan yaa sekarang….terusss….”

“ aaaaah stop-stop!! Ganti pertanyaannya yang di negeri ini sajaaa!!” sela meev.

“aaah kalau di negri ini pangeran istana kerajaan kakkoi sekali yaaa,,,dhu akika sampai kebelet!!,,,penyanyi kondang, vokalis laruku juga ga kalah keren!!,,,ah …ada lagii…!!”

STOOOOOOP!!!! Ganti dhe,,,sehutan ini ajaaa!!” putus meev…..’ Ne cermin uda bences, ngekiin pulaaa,,,,ga bisa bikin seneng majikaaan!! Pantes di buang loooe!!’ batin meev uda gedek.

“Ooaaalaaah,,kalo sehutan ini,,,ada 5 kurcaci kece yang bening pisaaan…..anda maaah lewaaat….”

Meev uda siap-siap mau membanting cermin tersebut, tapi cermin tersebut langsung triak, “wait….wait..wait….jangan bersedih hati dulu!! Setidaknya anda paling cakep di kastil ini!!! Sungguh!!”

Meev menatap bayangannya sesaat lalu tersenyum dan meletakkan kembali cermin tersebut. “hahaha ya sudahlah…..”

“yaiyalah,,,,wong di istana ini cuma ada dia ama para pelayan yang uda bangkotan…..” gumam sang cermin hampir tak terdengar karena meev masih tertawa.

“tapi….aku ga terimaaa….masa gue kalah sama kurcaci-kurcaci miskin di bawah sanaaa!!” maka di hubungilah nenek penyihir kenalannya…

Tut.tut.tut……”hallo moshi-moshi???”

“aaaaaaah ….moshi-moshi…saya ingin berbicara  4 mata dengan mu bisa ke kastil sayaaa?”

“oooohh tak masalah,,,,saya sudah ada di belakang anda” kata si nenek sambil menepuk pundak meev dari belakang yang membuatnya berteriak kencang sampai burung-burung beradius 1
km dari kastil berterbangan.

“HWUAAAAAAAAAAAAAAA!!!!!!!!!!!! Nenek Oishii!!Kau mengagetkan saya ajaaaaa!!!”

“hehehe,,,ada perlu apa anak mudaaa?” tanya nenek penyihir tersebut sambil nyengir-nyengir mengingat muka jelek meev waktu kaget tadi.

“hooo saya butuh bantuanmu menyingkirkan kurcaci-kurcaci hutan dari sini terserah dhe mau di apain!!” jelas meev to the point.

“hooo emangnya mereka ada salah apa dengan anda sampe-sampe harus di singkirkan??” tanya si nenek bingung.

“mereka salaaaah gara-gara berada di kawasan Hutanku sampai-sampai se hutan sendiri ajaaa saya kalah keren!!” meev memasang wajah angkuhnya.

‘yeeeee emang uda jelek aja maksa’ batin nenek oishii. “oke kalau begituuuu,,,,saya akan memberikan mereka ini!!” si nenek mengeluarkan 5 buah apel yang berwarna-warni dari kantung lengan bajunya yang besar.

“huaaaaaaaaah itu apaaa! Keliatannya enak!!!” meev mengambil satu dan memperhatikannya dengan saksama.

“itu apel biru yang kau pegang…kalo di makan bisa bikin jerawatan tujuh keturunan….” Jelasnya enteng

“uaaaapaaa!!!” buru-buru meev melemparnya kembali ke si nenek.

“masing-masing apel ini ada reaksinya yang pasti bikin orang yang makan jadi kagak keren dhaa!! Hahah….yasudah saya berangkat ke tempat mereka dengan berubah jadi wanita cantik aja supaya bisa di goda….siapa tau salah satunya mau jadi suami baru saya huhahhahaha” si nenek pun berubah wujudnya setelah melempar bom asep macam ninja menjadi seperti model cantik nan geulis Oishii Megumi.

“cuitttt…cuittttttttt………geulis pisan euy!!!” goda miyavi yang kagak bisa siul.

Sebelum berangkat pergi si nenek yang sudah berubah menjadi nona cantik menengok lagi ke meev, “jangan lupa yeee bajetnya kirim ke rekening sayaaa” pesannya sambil melemparkan kartu nama yang ada no. rekeningnya dengan gaya seperti raja judi.

~~~~~~~~~~~~~~~~~

Setelah sampai di rumah para kurcaci, megumi pun segera mengetok pintu dan memanggil dengan suara seksi yang menggoda.

“permisiii~~~~~ adakah yang mau membeli apel~~???”

Tapi sayangnya, jam segitu para kurcaci sedang pergi bekerja dan hanya tinggal hyde yang berada di rumah. Hyde segera membuka pintu untuk melihat siapa yang bertamu.

Ceklek……..

“iyaaa cari siapaaa???” tanya hyde senyum manisnya.

 Megumi tertegun sesaat dan menganga….dia mengangkat tangan kanannya dan menyentuh wajah hyde dengan lembut membuat hyde kebingungan.

“ada apa nonaa,,,,,ada sesuatu yah di wajahku??” hyde ikut memegang wajahnya sendiri.

“hai-chaaaaan~~~~~~~”

“HaH!!! Dari mana nona tau namaku??!?” hyde kaget dan bingung ketika namanya di panggil oleh orang asing di hadapannya.

“Haichaaan ini nenek!!!” triak megumi gregetan.

“UAAPAAAA!!!! Nona bercandanya ada-ada sajaaaa”

Megumi pun segera merubah wujudnya kembali ke wujud asli. Dan membuat hyde terbelalak…”what!??”

“sekarang kau percaya kaaan ,,,ini nenek!!!  my beloved cucuku ,,,,!!!” yakin si nenek sok eigo.

“HUAAAAAAH!!! Neneeeek oishii!!!!!” hyde langsung memeluk neneknya dan adegan menjadi drama melankolik.

“eeeh kenapa nenek bisa di sini!!! Aku kira,,,, aku kiraa…nenek sudaaah…..hiks………sudaah kawin lari ama paman tukang kebun di belakang hutaaaaaaan…..!!” triak Hyde yang langsung di jitak nenek. “AWWWW!!”

“BUKAAANNN cucuuuuuku bodooooh!!!....nenek kerja sambilan di istana sonooo!!” ucap si nenek sambil menunjuk ke kejauhan yang ga jelas arah anginnya. “kan lumayan ilmu nenek bisa dipakai buat nambah-nambah ongkos belanja ama perawatan salon bulanan~” lanjutnya sambil meniup kuku-kukunya yang cantik abis medi-pedi.

Hyde cengo memandang tingkah neneknya beberapa saat “cap…cay….dheeee….dha tua masih ganjen ajaaaaa….”

“yeeey sirik aja ~~~kau sendiri kenapa bisa di sini??”

“hmmm ituu……. Intinya sih para kurcaci di sini telah memberi aku tumpangan haha…..lengkapnya panjang, ayo masuk dulu, kita cerita di dalam.” Hyde mempersilahkan neneknya masuk dan duduk senyaman mungkin di ruang tamu.

Hyde melirik penasaran ke keranjang yang sedari tadi dibawa oleh neneknya “ehh nenek bawa apa itu di keranjang??...wah apelnya warna warni seperti pelangi!!!”

“oooh ini,,,,,sebenarnnya tadi nenek ditugaskan untuk kasih apel-apel ini kepada para kurcaci, tapi ga jadi dhe…soalnya mereka sudah menolong cucu kesayangan nenek. Hahaha.”

“loh kenapa ga jadi??” Tanya hyde sambil mengambil sebuah apel emas dan meneliti nya dengan seksama. “kliatannya sangat enak~~~”

“ohhh itu soalnya tadi nenek disuruh sama penghuni Istana si Juragan jengkol, Meev buat beresin para kurcaci…apel ini ada sihirnya…….kalau di makan bisa bikin yang makan jadi ga keren~~” jelasnya.

“Hah apaaa…!!!” tanya Hyde kaget karena sudah mengunyah sepertiga apel emas tersebut.

“HWUAAAAAA kenapa kau makaaaaan!!!!!!!!!” Triak nenek oishii ga kalah shock.

“HUAAAAAAA iki efek samping naa opooooo!!!!!!”

“itu apel emas bisa membuatmu menjadi wanita tua kalo malam tibaaaaaaa!!!

“HUAAAAAAPAAAAAAAAAAAA!!!!!” Hyde shock sampai rahangnya mengaga lebar. Setelah itu karena tak kuasa menerima kenyataan dia jatuh pingsan.

BRUUUUUUUUUUUKKK……..

“KYAAAAAAAAAA cucukuuuuuu!!!!”

Dengan bersedih hati dan tergopoh-gopoh karena badan Hyde ternyata cukup berat, si nenek memindahkan sang cucu ke kasurnya.

Dengan gaya jampe-jampe ala dukun beranak, si nenek oishii ngoceh mantra ala dukun AX*S
 “en plettss...enn te de boysss...tade..flyyyy en..krekk eenn belippp.... senyumm.. riliifff..kempreettt........ yaaah setidaknya dengan mantra penangkal sementara ini kau tak akan berubah jadi wanita tua, tapi kau akan tertidur sajaaaa….huhu….tunggulah nenek akan segera kembali setelah mendapat penangkalnyaaaaaa” Setelah itu sang nenek langsung melesat keluar dan meninggalkan Hyde yang terbaring pucat di kasurnya.

Sore harinya, para kurcaci pulang dan kaget pintu rumah mereka terbuka lebar.

“WAAAAA kenapa Hyde membiarkan pintunya terbuka beginiiiii!!!!” Ruki langsung berlari dari kejauhan menuju ke rumah disusul yang lainnya.

“Iyaaa!! Kan jadi banyak nyamuk!!!” sambung Aoi.

“bukan itu intinya bodoh!!” Kai menggeplak kepala Aoi. “Kan bahaya kalau ada binatang buas atau penjahat yang masuk!!”

“aku tau kog..huhu..kan cuma bercanda!!!” rengeknya sambil mengelus-ngelus benjolan di kepalanya yang tadi di geplak kai yang lagi megang wajan baru. Uru dan Reita yang menyaksikan cuma cekikikan.

“eh kalian, cepat sini!!” panggil Ruki yang berdiri di sisi kasur Hyde. “LIAT!! Dia malah enak-enakan tidur dengan nyenyaknya!!”

“Hueeee? Yang benar?” tanya Reita menghampiri bersama lainnya setelah menaruh barang-barang mereka masing-masing.

“Tapi,TUNGGU!! Ada yang aneh!! wajahnya pucat sekali…daaaaan……..” Aoi tak melanjutkan.

“DAN APAAAA!!” tanya lainnya penasaran.

“Dan bibirnya sexi sekali ternyata~~~” sambung Aoi sebelum mati terkapar dihajar semua.


“tapi ada benarnya kata Aoi….” Reita tampak mengamati.

“apa? Bibirnya sexi?” celutuk Ruki

“iya sexi….eh!! bukan-bukan!!! Maksudku wajahnya pucat sekali….dan kalau diperhatikan baik-baik….tidak ada uap dingin seperti saat kita bernafas…..” jelas Reita.

Uruha segera meletakkan telunjuknya di depan hidung Hyde, “ka,,,kau benar,,,,,dia tak bernafas!!!”

“HAH YANG BENAR!!!” semua panik.

“huhuhu……kenapa secepat ini dia pergi meninggalkan kitaaa huhuhuu…” Kai bersedih dan tak kuasa menahan air matanya.

“iyaaaah..padahal dia anak yang baik…sungguh malang nasibnya….” Lanjut Reita.

“jangan-jangan dia mati karena makan apel beracun dari nenek sihir. Huhuhu………” sambung Ruki.

“kau kebanyakan baca buku dongeng dhe, Ruki….huhu” koment Aoi yang bangkit kembali.

“eeeeeeeeee minnaaaa chotto!!! Jantungnya masih berdetak kog!!!” seru Uruha setelah mengecek dada kiri Hyde.

“HONTOU NIIIIIIIII!!!”

Meski begitu, hari demi hari terus berlalu tapi Hyde tak kunjung bangun dari tidurnya. Para Kurcaci kece akhirnya memutuskan untuk menaruhnya dalam kotak kaca saja karena tubuhnya mulai berdebu dan mereka tak ada yang saling mengijinkan untuk memandikan Hyde, terutama kepada Aoi. Mereka juga menaruh bunga yang banyak serta semerbak harumnya di sekeliling tubuh Hyde untuk menyamarkan bau badannya yang mengganggu ketenangan rumah karena sudah berhari-hari tak mandi.  

“Bagaimana niiii!!?? Sudah semingggu dia terbaring begitu…” tanya kai mulai cemas.

“iyaaa..kita juga ga bisa tiap  hari harus giliran jagain dia terus. Kalau uda masuk musim semi kan kita sangat sibuk…..” sahut Reita yang tumben-tumbennya serius.

“Pasti di kutuk Ratu jahat bin narsis,,,,,huhuhuhuhu” ruki mewek ga penting.

“UGHHH!!! Ini pastiiiii………” Uru tampak berpikir sejenak. Tiba-tiba wajahnya menjadi serius “mungkin harus kayak di dongeng, di cium pangeran baru bisa sadaaar kali yak…” jelasnya ngaco ketularan Ruki.

“KALAU GITU BIAR KU CIUMMM!!!!  MYUUUUUUUUU” samber aoi monyong-monyong yang langsung di injek semua.

“Serius sedikit donk!!!” ucap Kai bijak….

Tok tok tooook………..
Semua mata menoleh pada pintu depan…

Tok,,,,tok,,,,tooookkkk….
Masih pada bengong……

1 menit kemudian…..

 TOKKKK TOOOOK TOOOOOK!!!!

1 jam kemu…..

“Sudah-sudah!!!! Biar aku yang buka…..!!” uru melongos pergi.

Dari balik pintu tampak seorang pria tampan dengan perawakan tinggi serta rambut coklat emas yang begitu lembut tertiup angin. Tatapan matanya memancarkan sinar yang sangat berkharisma. Senyumnya sangat ramah dan mempesona.

“KAU PASTI PANGERAAAN!!!!” teriak uru dengan mata berbinar-binar. “AYOO SILAKAAAN MASUKKK!!!” seretnya

“wew!! Beneran pangeran thu!!??” Reita memicingkan matanya.

“Kau ga liat apa!! Betapa mempesonanya diaaa!!” uru ngekeh.

“eeegh…tu..tung..tunggu…maaf…maksudnya apa ini… aku tak mengerti??” tanya pria itu terheran-heran.

“Lohh…kau bukan pangeran yang datang untuk membangunkan Hyde kami dari kutukan?” tanya Ruki polos.

“egh? Hyde??”

Mereka menyingkir sedikit untuk memberi celah kepada pria tersebut melihat Hyde.

Teng..teng..Teng….

Seketika lonceng gereja berdentang di hati pria itu.

“ca..ca..cantik….!!!”  wajah pria tersebut bersemu merah.

Dia melangkah maju mendekati kaca tempat Hyde tidur, tapi saat itu juga para kurcaci menghalangi.

“eiiitsss!! Enak saja mau apa kau!! Kau ini siapa saja kami ga tau!!” (padahal yang seret masuk kan si uruha)

“ah iyaaa..maaf!! jadi lupa memperkenalkan diri…aku Gackt Camui, aku,,,,sebenarnya tadi ke sini mau menawarkan asuransi rumah kepada kalian yang tinggal di hutan yang rawan bencana alam ini,,,hehe” sales smile.


“ JYAAAAH…..tukang asuransi doank tho rupanya…..!!”

“haha,,,tapi aku masih mempunyai darah keturunan bangsawan dari negeri Camui yang jauh di ujung hutan selatan kog!!! HAHAHA” jelasnya meragukan.

“………………………” semua menatap garing.

“jadi…bolehkan aku membangunkan sang putri(??)  tidur tersebut,,,,???” ucap gackt sambil menghirup setangkai bunga mawar yang entah di ambil dari mana.

“Enak sajaaaa!!! Kami tak akan menyerahkan Hyde kesembarang orang!!” tolak Reita.

“Betul!!! Kau bukan pangeran!! Cuma seorang sales asuransi yang memuakkan!!” lanjut kai.

‘kenapa semua jadi anggap serius cerita pangeran-pangerannya ya’ batin aoi  merasa es we te banget.

“bagaimana kalau kalian memberiku kesempatan untuk menciumnya, tak ada salahnya kan, aku akan mengasuransikan rumah kalian 5 tahun penuh gratisss…bagaimana?” Tawar gackt.

“ENAK SAJAAAA!! Kau kira Hyde barang yang bisa di tukar semudah itu!!!” tolak Kai ketus.

‘Bagus Kai!!KEREN!!!’ batin semua kagum.

“Bagaimana kalau 10 tahun + biaya perawatan gratis???” tawar Gackt kembali.

“hmmmm…..kalau begitu sih….”

BLETAAAAAAAAK…………….kai di jitak.

“JANGAN PAKE NIMBANG-NIMBANG SEGALA BODOH!!!”

“habisnya kan lumayaaaan~~~ toh juga cuma di cium~~” kai mewek

“hmm bener juga sih….ya udah  lah yaaa” setuju reita.

Akhirnya setelah semua setuju, mereka membuka penutup kaca Hyde dan mempersilahkan Gackt untuk mencoba membangunkannya.

Gackt begitu terpesona akan kecantikan Hyde. Rambutnya yang terjuntai begitu lembut (walau agak kusut). Kulitnya begitu putih dan halus(walau sudah bau badan). Juga bibir mungilnya yang sangat menggiurkan hasrat…..jarak antara kedua bibir mereka semakin dekat. Membuat para kurcaci yang menonton ikut deg deg an..semakin lama makin dekat..makin dekat ….!! Dan akhirnya…….

“STOOOOOOOOOOOOOOP!!!!” sebuah teriakan terdengat di ambang pintu.

Seorang pria manis berpenampilan lucu berdiri di ambang pintu dengan nafas tersengal-sengal. “Tak akan kubiarkan kau berbuat begitu rendah terhadap sang putri!!”

“kali ini siapa lagi….??” Aoi melongos.

“Aku!!!...Tetsuya Ogawa putra ke-3 kerajaan Hutan Timur tidak akan membiarkan seorang putri(??) di nistai seperti itu!!” ucapnya mantap. Tapi sepertinya karena nguping dari tengah-tengah dia salah paham.



“hoo putra kerajaan hutan timur kenapa bisa tiba-tiba datang ke sini??” tanya Gackt tampak tidak senang dengan kehadirannya.

Tetsu berpikir sejenak, “eghh!! itu karenaaaaa..aku sedang berpetualang sajaaaa…..!!!” sebenarnya nyasar saat berburu….

“oh ya sudah pulang lagi saja ke kerajaanmu sanaaa….” Usir Gackt yang berniat melanjutkan adegan yang tertunda.

Tapi hal itu segera di cegat Tetsu….

“kau tak pantas menciumnya!! Aku lebih pantas!!!!” tetsu menarik kerah baju belakang Gackt. Itu membuat Gackt naik pitam.

“errrr,,,,kau cari ribut yaaaa!!!!” Gackt geram.

“hei…hei…hei….jangan ribut di rumah orang donk!!!!” ruki melerai.

“DIAM KAU PENDEK!!!!”

JDERRRRR!!!...ruki bagai kesamber petir di tengah siang bolong…

“cep…cep…cep…….” peluk Reita sambil mengelus-ngelus kepala Ruki.

Maka catfight yang tidak keren antara Gackt dan Tetsu pun tidak terelakan lagi….di tengah perkelahian mereka yang sedang seru-seru nya karena pada pasang taruhan makan malam, mata Reita menangkap bayangan hitam yang merayap cepat menuju Hyde yang berbaring. Ternyata itu adalah seekor kucing hitam pekat yang bermata hijau emerald yang sedang bergeriangan di atas tubuh Hyde. Kucing itu mendekati wajah Hyde dan……CUP……

“……………….eeegh….ituuu” reita pucat pasi.

“ada apa rei-chan?” tanya ruki heran.

“…….” Cuma bisa nunjuk.

“……………………….…………”

“WAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!!!!!!!!” semua kontan langsung menengok.

“kucing sialaaan!! Padahal aku saja jadi tidak sempat menciumnya gara-gara makhluk bar-bar ini!!” geram Gackt.

“siapa yang kau maksud makhluk bar-bar!! Hah!!!!!”

Tapi tiba-tiba saja mereka semua tercengang karena tangan Hyde bergerak dan mengucek-ngucek matanya…..”ukh…..Huaaaaahm……” dia menguam lebar sambil merenggangkan otot-ototnya yang telah kaku lama. “eeeh?? Kenapa ramai sekali?? Mereka berdua siapa?”

“………………………………” semua bengong sesaat.

“perkenalkan,,,,aku adalah ksatria yang akan melindungimu dengan segenap jiwaku…” gombal gackt lanjut mencium tangan hyde.

DHUAAAAAAAAAAAAKKKK……..*gackt di sepak tetsu*

“sales asuransi aja ngaku-ngaku jadi ksatria!!! Kenalkan….aku Tetsu, pangeran dari kerajaan hutan timur, akan menjagamu dari makhluk hidung belang tadi….” Salam Tetsu sambil sebelah kakinya menginjak Gackt.

“kau iniiiiiiiiii……grrrrrrrr” geram Gackt kesal.

Catfight pun berlanjut kembali.

“hyde!! Kenapa kau bisa sampai tertidur begitu lama!!! Kau membuat kami khawatir saja!!” cemas uru campur penasaran.

“iyaaa kami sempat pikir kau mati!!!” lanjut reita.

“kalau aku kira kau sudah kena kutuk penyihir jahaaat,,,,huhuhuhu” ngaku ruki polos.

“aku……ehh itu sebenarnyaaaa memang……………..”

“HAICHAAAAAAAAAAAAAAAAN!!!!!!!” teriak seorang wanita dari kejauhan yang berlari dengan kecepatan cahaya dengan debu-debu yang bertebaran menuju rumah tersebut dan menghampiri hyde sambil menggenggam kedua tangannya.

“ne,,,,ne,,,nenek….!!!” Sapa hyde kaget.

“HAAAAH!!!” teriak semua terbelalak melihat wanita cantik yg dipanggil nenek tersebut.

“syukurlah, akhirnya mantra kutukannya bisa di patahkan kuro…..fiuuuh…….” nenek oishi menghela nafasnya.

“kuro??” hyde heran sambil memiringkan sedikit kepalanya yang membuatnya kelihatan sangat manis dan membuat sekitarnya menghapus darah yang sudah ada di ujung hidung mereka.

Nenek oishi mengangguk mantap, “iyaaa,,kuro itu punya semacam magic cancel yang kuat, makanya dia kusegel dalam tubuh kucing agar tidak memakan energy sihirku”

“heh??!! Jadi kuro itu sebenarnya bukan seekor kurokodairu kucing??” hyde kaget.

“iyaaaa!! Itu bukan wujud aslinya….wujud aslinya baru akan keluar kalau segelnya dibuka dengan sebuah ciuman dari orang yang mewarisi darah yang sama dengan ki…ki…kitaaaaa………..WHUAAAAH!!! kalau gitu segelnya udah kebukaaaa donk!!!!” panik sendiri.

“HAAAAAH!!” teriak lagi semua barengan sambil popcorn yang dimakannya berjatuhan dari mulut, dah kayak lagi nonton drama melankolik aja.

Hyde menunjukan wajah khawatir sembari menopang tubuh neneknya yang kelabakan. “jadi sekarang kuro dimana??”

“kau mencariku tuan…….?” Sesosok pria berjubah serba hitam seperti ksatria  dengan rambut hitam yang di highlight coklat emas sedikit muncul tiba-tiba dari pojokan rumah.

“WHUAAAAAAAAH !!! SIAPA LAGI ITU!!!” triak mereka spontan.

“Perkenalkan, saya KAZ Kurogane, pemilik magic cancel yang waktu itu sempat lengah dan di kutuk menjadi seekor kucing oleh Megumi Oishi si peyihir.” Jawabnya sambil mempersilahkan diri.

“kayaknya dia pede banget udah kalah dan di sihir jadi kucing….” Komen uru dingin sedingin angin yang berhembus di musim salju ini.

“ja…ja….jadi….ini wujud aslimu, kuro…….” Mata hyde berbinar-binar saking kagumnya.

“iyaaa….” Senyum menyilaukan. “karena aku sudah kembali ke wujud asliku, aku akan kembali ke klan-ku, tuan…………”

“AKU MAU IKUT DENGAN MU!!!!” ucap hyde mantap.

“APAAAAA!!!!!!!!!!!!! GA BOLEEEEH!!!!!” ucap gackt, tetsu, dan nenek oishi barengan.

“weee ngapain kau ikut-ikutan!!!” sirik tetsu.

“kau kali yang plagiat!!!” balas gackt dengan tatapan merendahkan serta ada energy listrik yg saling beradu diantara kedua mata mereka.

“KALIAN INI MEMANG NYA SIAPANYA CUCUKU!! HAH!!” semprot nenek oishi.

“kau sendiri!! Masa neneknya tapi masih muda begini!!!” lawan Gackt tidak terima.

“ehheehe……” nenek oishi senyum dengan penuh pesona sesaat. “aku ini penyihir!! Jadi ga heran bisa menyamarkan usiaaaaku!!!”

“WUAAAAAAAAPAAAAAAAAAA!!!”

“emang zaman gini  penyihir masih bisa dipercaya…..” tetsu ragu.

“aku percaya kog!!” celutuk Ruki.

“DIAM KAU CEBOL”

“HWUUUAAAAA,,,padahalkan hyde lebih cebooool!!!” Ruki balik mewek sama Reita….”cep…cep…cep”

“apaan sih!! Nenek! Aku mau sama kuro ajaaa!! Nenek kan biasa kelayapaaaan!! Aku juga sudah ga mau tinggal sama ayah lagi, kalau aku di sini terus juga hanya akan merepotkan para kurcaci……” jelas hyde yang udah males berlama-lama di tengah kerumunan yang kacau ini.

“tapiiiii….kaaaaaaaaaan….” nenek oishi merajuk sambil menggigit sapu tangan. Tapi hyde ga mau liat.

“kalau gitu,,, kau kut bersama ku saja,,,aku akan menjadikan mu mempelai hidupku~” lamar Tetsu penuh percaya diri.

“gaaaaaaaaa!! Lebih baik kau ikut aku ke kota dan kita hidup bebas serta beradab sajaaa di sana!!!” gackt ga mau kalah.

Kalian ngomong apa sih!!!! Aku ini laki-laki tau!!!!”


KRAAAAAAAAAAKkkk!!!!!!!!!!....sesaat terdengar suara retakan hati mereka berdua.

“makasih ya para kurcaci…lain kali aku akan main lagi di sini……!! Hehe” salam terakhir dari hyde.

“iyaaa huhuhuh…lain kali main lagi yaaaa” uru dan aoi tampak kehilangan
“masak lagi ya buat kami…..hwuuuhwuu” ucap kai dan reita.
“huwhwuhwuwhw……nanti uda ga da yg lebih pendek dari aku lagi” mewek Ruki ga penting.

“ayo kuro!! Kita pergi ………….” Ajak hyde.

“baik…….”

Akhirnya hyde pergi meninggalkan 2 pria yang masih membatu, serta para kurcaci yang sedih.

“hiks…cucuku sudah dewasa sekarang. Peliharaanku juga kabur….kalau gitu aku kembali saja ke rumah….selamat tinggaaaal~~~” akhirnya nenek oishi memutuskan kembali kerumah kuenya.

Dan  para pria malang itu juga balik ke sarangnya masing-masing.

~~~~~Akhirnya semua berakhir dengan ironis bahagia~~~~~

“……………………………..”

Tunggu!! Sepertinya ada yang kelupaan.

“wahaaai cermin ajaib…..tunjukanlah siapa yang paling keren di dunia ini!!…..jumplitangedebakdebuk busss busss njussss!!!” perintah miyavi sambil membaca mantra.

“whuaaaaaaa banyaaak!! Sekarang selain ada lima kurcaci, ada dua pria tampan yang keturunan darah kerajaan, ada pula pasangan keturunan penyihir dan ksatria magic cancel nya….terus…terusss….tukang siomay yang biasa sore lewat, yang bernama ken juga lumayan!! Eh tapi ada lagi Yuki si pemburu yang….”

PRAAAAAAAAAANGGGGG………..

“yak,,, kau pembantu baru!! Tolong kau bersihkan pecahan kaca tersebut….” perintah meev kepada seorang pria berambut hitam highlight merah dengan jenggot lucunya. Juken.

“Baiiiiik……!!” jawabnya siap. ‘dhu kenapa aku malah terjebak di istana reyot ini!! Aku kan harusnya mencari hyde!!!’ batinnya pasrah karena udah di tolong saat nyasar di hutan dan kelaparan.

~~~END~~~

 >>>>> Go To Fanfic-Index <<<<<

0 komentar:

Posting Komentar